7 Kerugian Meninggalkan Sholat Subuh dan Sumber Haditsnya

Posted on

7 Kerugian Meninggalkan Sholat Subuh dan Sumber Haditsnya

Sholat adalah ibadah wajib yang menjadi salah satu wasilah untuk mencapai keridhaan Allah Azza Wa Jalla. Sholat wajib bagi umat muslim ada 5 waktu. Salah satunya adalah Subuh. Kerugian meninggalkan sholat subuh ini tidak bisa diukur dengan angka. Namun yang pasti, Anda mendapatkan kerugian yang sangat besar ketika meninggalkannya.

Bagi orang dewasa, tentu saja sholat subuh ini wajib dilakukan di mesjid. Ada keutamaan lain yang bisa didapat dari melaksanakannya secara istiqomah. Pembeda antara seorang muslim dan yang bukan muslim adalah Sholatnya. Karena itulah ibadah satu ini jangan sampai Anda lupakan.

Kerugian Meninggalkan Sholat Subuh

Banyak kerugian yang akan Anda dapatkan ketika meninggalkan sholat subuh. Tidak hanya kerugian di akhirat saja, kerugian ini juga akan Anda dapatkan di dunia. Tidak main-main, kerugian ini memiliki landasan hadits yang shahih dan bisa dipertanggungjawabkan.

1. Kehilangan Berkah dari Allah Ta’ala

Kerugian pertama dari meninggalkan sholat subuh adalah kehilangan berkah dari Allah SWT. Keberkahan di waktu pagi adalah bentuk doa yang pernah dipanjatkan langsung oleh Rasulullah SAW. Beliau berdoa kepada Allah agar memberikan keberkahan bagi umatnya di pagi hari.

اللهمَّ باركْ لأمتي في بكورِها

Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah)

Selain mendoakan keberkahan bagi umatnya di pagi hari, hadits ini juga merujuk pada ibadah sholat subuh yang dilakukan sebelum pagi. Intinya ketika Anda melaksanakan subuh secara konsisten, Anda jauh lebih mudah untuk mendapatkan keberkahan tersebut.

2. Tidak Mendapatkan Cahaya yang Sempurna di Hari Kiamat

Mereka yang berjalan di jalan gelap untuk datang ke masjid dan melakukan sholat subuh dijanjikan cahaya yang sempurna di hari kiamat nanti. Hal ini berdasar pada sabda Rasulullah SAW yang berbunyi :

عن بريدة الأسلمي رضي الله عنه عن النبي – صلى الله عليه وسلم قال :بشِّرِ المشَّائين في الظُّلَم إلى المساجد بالنور التام يوم القيامة

Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang berjalan pada saat gelap menuju masjid, dengan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Kandungan makna dari hadits ini, perjuangan Anda untuk pergi Sholat di malam yang gelap pasti akan Allah balas. Salah satunya adalah dengan pemberian cahaya yang sempurna di hari pembalasan nanti.

3. Kehilangan Ganjaran Sholat Malam Penuh

Kerugian meninggalkan sholat subuh lainnya adalah kehilangan ganjaran sholat malam penuh seperti yang sudah disabdakan oleh Rasulullah SAW. ketika Anda tidak mampu untuk melakukan sholat malam, sebenarnya pahala sholat malam ini bisa didapat dengan melakukan sholat subuh secara berjamaah di masjid.

مَن صلى العشاء في جماعة، فكأنما قام نصف الليل، ومن صلى الصبح في جماعة، فكأنما صلَّى الليلَ كلَّه

“Barang siapa yang melakukan Sholat Isya berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan Sholat setengah malam. Barang siapa yang melakukan Sholat Subuh berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan Sholat malam sepanjang waktu malam itu.”(HR. Muslim, dari Utsman bin Affan Radhiallahu ‘anhu)

Berdasarkan rujukan hadits tersebut, mereka yang meninggalkan Sholat subuh akan kehilangan ganjaran besar untuk bekal di akhirat nanti. Sudah tentu ini merupakan sebuah kerugian yang tidak bisa dianggap remeh.

4. Tidak Mendapatkan Jaminan Allah Ta’ala

Kerugian meninggalkan sholat subuh selanjutnya adalah kehilangan jaminan dari Allah SWT. Khususnya orang yang melakukan sholatnya dengan sempurna. Artinya adalah mereka yang melakukan sholat subuh secara berjamaah di masjid dan melakukannya secara khusyu.

Dengan mendapatkan perlindungan dari ALlah SWT, maka orang tersebut tidak boleh disakiti. Ketika ada siapapun yang berani mencelakainya, maka dia akan mendapatkan azab yang sangat pedih dari Allah SWT. Hal ini senada dengan sabda Rasulullah SAW

مَن صلَّى الصبح، فهو في ذمة الله، فلا يَطلُبَنَّكم الله من ذمَّته بشيء؛ فإن من يطلُبهُ من ذمته بشيء يدركه، ثم يَكُبه على وجهه في نار جهنم

“Barang siapa yang melaksanakan Sholat Subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Maka jangan sampai Allah menuntut kalian sesuatu apa pun pada jaminan-Nya. Karena barangsiapa yang Dia tuntut pada jaminan-Nya, pasti Dia akan mendapatkannya. Kemudian dia akan ditelungkupkan pada wajahnya di dalam Neraka.” (HR. Muslim)

5. Tidak Terbebas dari Sifat Munafik

Kerugian meninggalkan sholat subuh yang lainnya adalah tidak terbebas dari sifat munafik. Sholat subuh berjamaah memberikan kita semua jaminan untuk terbebas dari sifat orang-orang munafik. Sebaliknya, mereka yang tidak melakukan sholat subuh tentu sangat rentan terhadap resiko ini.

Sifat munafik sangat dibenci oleh Allah dan Rasulnya. karena itu kita harus senantiasa memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari sifat-sifat tersebut. Rasulullah SAW pernah bersabda kalau sholat Subuh dan Isya adalah ibadah yang paling berat bagi para munafikin.

ليس صلاة أثقل على المنافقين من الفجر والعشاء، ولو يعلمون ما فيهما، لأتَوهما ولو حبوًا، ولقد هممتُ أن آمُرَ المؤذِّن فيُقيم، ثم آخُذَ شُعلاً من النار، فأحرِّقَ على من لا يخرج إلى الصلاة بعد

“Tidak ada Sholat yang lebih berat (dilaksanakan) bagi orang munafik daripada Sholat Subuh dan Isya. Seandainya mereka tahu (keutamaan) yang terdapat di dalamnya, niscaya mereka akan melakukannya kendati dengan merangkak. Sungguh aku telah hendak memerintahkan kepada petugas azan untuk iqamat (Sholat) kemudian aku mengambil bara api dan membakar (rumah) orang yang belum tidak keluar melaksanakan Sholat (di masjid).” (HR. Bukhari-Muslim, dari Abu Hurairah)

6. Tertutupnya Pintu Rezeki

Melaksanakan ibadah sholat memudahkan kita dalam mendapatkan rezeki. Tidak hanya Sholat subuh saja, hal ini juga berlaku untuk semua sholat 5 waktu. Kerugian meninggalkan sholat subuh yang lainnya adalah resiko terhalangnya hidup kita dari pintu rezeki yang barokah.

Jika dibiarkan, kondisi ini tentu akan berdampak sangat buruk terhadap kehidupan. Tidak hanya kesulitan yang akan dihadapi, tapi juga hilangnya keberkahan di dalam hidup itu sendiri. Pergerakan akan terasa sangat sempit dan hati jadi tidak tenang.

7. Tidak Dipersaksikan Oleh Para Malaikat

Rasulullah SAW bersabda bahwa para malaikat memberikan persaksiannya kepada Allah SWT di waktu Subuh dan Ashar. Ketika Anda meninggalkan Sholat subuh, tentu saja Anda akan kehilangan persaksian yang baik dari mereka. Hal ini senada dengan hadits

يتعاقبون فيكم ملائكةٌ بالليل وملائكةٌ بالنهار، ويجتمعون ف ي صلاة الفجر وصلاة العصر، ثم يعرُجُ الذين باتوا فيكم، فيسألهم ربُّهم – وهو أعلم بهم: كيف تركتم عبادي؟ فيقولون: تركناهم وهم يصلُّون، وأتيناهم وهم يصلون.

“Malaikat bergantian melihat kalian pada siang dan malam. Para malaikat itu bertemu di Sholat Subuh dan Sholat Ashar. Kemudian yang bermalam dengan kalian naik (ke langit) dan ditanya oleh Rabb mereka, dan Dia lebih tahu keadaan hamba-hambanya

Bagaimana kondisi hamba-hambaku ketika kalian tinggalkan?’ Para malaikat menjawab, ‘Kami meninggalkan mereka dalam keadaan Sholat, dan kami mendatangi mereka dalam keadaan Sholat.” (HR. Bukhari-Muslim)

Dengan merujuk pada kerugian meninggalkan sholat subuh di atas, sangat patut bagi kita untuk mulai memperbaiki diri dan menjaga ibadah sholat dengan baik. Hal ini akan memberikan kita banyak keuntungan baik di dunia maupun di Akhirat.