Cara Memasak Mutiara yang Benar dan Tips Memilihnya

Posted on

Cara Memasak Mutiara yang Benar dan Tips Memilihnya

Cara memasak mutiara yang benar sangat mudah untuk dilakukan. Mutiara sagu atau bisa orang sebut dengan nama pcara cina merupakan penganan yang berasal dari tapioka. Makanan ini disebut mutiara karena memang bentuknya bulat sempurna, persis seperti mutiara.

cara masak sagu mutiara

Jenis mutiara sagu ini sendiri tersebar di seluruh belahan dunia dari mulai Indonesia, Cina, Jepang, Inggris, Taiwan, India dan negara lainnya. Tentu saja cara menyebutnya juga berbeda-beda. Namun secara umum, fungsi dari mutiara sagu di berbagai wilayah memang sama.

Rasa dan Kegunaan Mutiara

Mutiara ini dibuat dari tepung tapioka atau tepung kanji. Biasanya penganan ini dilengkapi dengan berbagai warna menarik. Jika dilihat sekilas, pasti Anda akan membayangkan rasanya yang enak. Padahal ini sama sekali tidak benar.

Mutiara ini memiliki citarasa yang netral, nyaris tidak ada rasanya sama sekali. Anda hanya akan merasakan tepung saja ketika mengkonsumsinya. karena itulah sajian satu ini sangat pas untuk dikombinasikan dengan menu apapun.

Anda bisa menambahkannya pada sajian panas ataupun dingin dengan rasa yang manis, asin, gurih atau bahkan pedas. Kegunaan dari mutiara ini adalah untuk meningkatkan selera makan dan membuat menu makanan yang dihidangkan terlihat lebih lezat.

Di Indonesia sendiri, umumnya mutiara digunakan sebagai campuran Es. Namun di negara lain, ada yang menjadikannya campuran bubur, sayur dan lain sebagainya. Di Inggris sendiri orang menyebutnya dengan nama Tapioca Pearl dan sering mengkonsumsinya untuk sarapan dengan susu.

Cara Memasak Mutiara yang Benar

Ketika Anda hendak memasak atau mengolah sagu mutiara ini, tentu saja ada beberapa trik yang harus dikuasai terlebih dahulu. Soalnya ketika melakukan pengolahan mutiara, kebanyakan mutiaranya malah hancur dan lembek.

Rasanya memang tetap sama, namun tentu saja tampilannya jadi tidak terlalu menggiurkan. hal ini sebenarnya bisa diatasi jika Anda melakukan langkah-langkah yang tepat. Tidak sulit, Anda hanya perlu melakukan triknya seperti di bawah ini :

1. Jangan Merendam Sagu Mutiara

Cara pertama yang harus dilakukan adalah jangan merendam sagu mutiara terlebih dahulu sebelum diolah. Ketika Anda merendamnya terlebih dahulu, proses pematangan dari mutiara itu sendiri akan berlangsung lebih cepat. Tanpa disadari, hal ini justru akan membuat tekstur mutiara menjadi lembek dan lengket.

Jadi ketika matang nanti, teksturnya sudah tidak bulat sempurna. Bahkan ada beberapa diantaranya yang malah hancur. Sebaliknya ketika Anda tidak merendam mutiara, proses pematangan akan berlangsung lebih alot. jadi ketika matang, mutiara akan tetap berbentuk bulat.

2. Jangan Terlalu Sering Diaduk

Cara memasak mutiara yang benar lainnya adalah jangan terlalu sering mengaduknya ketika sedang diolah. mengaduk mutiara memang diharuskan untuk memastikan kematangannya merata. Namun jika terlalu sering diaduk, teksturnya justru malah hancur.

Cara menyiasatinya cukup mudah, Anda hanya perlu memastikan kalau air olahan di panci mendidih terlebih dahulu. Setelah mendidih, baru masukkan mutiara ke dalamnya. Ini akan memudahkan Anda dalam pengolahan mutiara sekaligus menghindarkannya dari kerusakan. jangan terlalu sering mengaduknya, cukup lakukan sesekali saja.

3. Cek Kematangan Sagu Mutiara

Jangan lupa untuk mengecek kematangan dari sagu mutiara yang sedang diolah secara rutin. Jika Anda perhatikan dengan teliti, pada bagian tengah mutiara sagu ini terdapat titik putih. ketika diolah, titik putih ini akan semakin kecil.

Ketika titik putih ini hilang, artinya mutiara yang sedang diolah sudah matang. Warnanya akan menjadi transparan dan terlihat mengkilap. Kalau sudah mencapai titik ini, matikan api sesegera mungkin dan angkat sagu mutiara yang sedang Anda olah tersebut. Kemudian sisihkan.

4. Segera Siram dengan Air Dingin

Setelah diangkat, cara memasak mutiara yang benar lainnya adalah segera menyiramnya dengan air dingin. Tidak usah air es, cukup air dingin biasa saja. Namun tidak mengapa jika Anda ingin menggunakannya.

Setelah ini Anda hanya perlu membiarkan sagu mutiara tersebut selama beberapa menit. kemudian saring dan buang airnya. Sisihkan sagu mutiara pada tempat yang tertutup. Perlu dipahami, sagu mutiara ini akan terus mengalami pematangan meski sudah diangkat dari panci mendidih. Menyiramkan air dingin bertujuan untuk menghentikan proses pematangan tersebut.

Langkah Tersebut Sudah Dilakukan Namun Mutiara Tetap Hancur?

Jika cara memasak mutiara yang benar tersebut sudah dilakukan namun sagu tetap hancur, berarti ada kesalahan dalam proses yang dilakukan. Tentu saja ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kondisi seperti ini. Diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Jenis sagu mutiara yang Anda pilih kurang berkualitas
  • Sagu mutiara sudah mendekati masa kadaluarsa sehingga teksturnya sudah tidak kenyal
  • Anda mengaduk mutiara terlalu kasar pada saat direbus
  • Suhu air terlalu tinggi dan Anda terlalu lama merebusnya
  • Mutiara tidak langsung disiram ketika sudah matang

Karena itulah Anda harus menghindari beberapa penyebab di atas jika ingin mutiara yang diolah memiliki tekstur baik dan tetap kenyal ketika disajikan. Jangan lupa juga untuk menerapkan cara memasak mutiara yang benar yang sudah kami jelaskan di atas.

Tips Memilih Sagu Mutiara yang Berkualitas

Seperti sudah kami bahas sebelumnya, selain cara memasak yang benar, Anda juga harus memperhatikan pemilihan dari mutiara itu sendiri sebelum mengolahnya. Jika langkah-langkah ini dilakukan dengan benar, tentu saja proses pengolahannya akan berjalan dengan lancar. Ada beberapa tips untuk memilih sagu mutiara yang berkualitas.

1. Pilih Jenis yang Tepat

Saat ini ada dua jenis sagu mutiara yang bisa Anda pilih di pasaran. Jenis pertama adalah mutiara lokal sedangkan jenis lainnya adalah mutiara impor. kedua jenis mutiara ini tentu memiliki perbedaan. Mutiara lokal cenderung memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan mutiara impor.

Teksturnya juga lebih kenyal. Sebaliknya, mutiara impor biasanya berukuran kecil. teksturnya juga jauh lebih lembut. Mutiara impor cenderung memiliki harga lebih tinggi di pasaran. Pastikan untuk memilih jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

2. Bedakan dari Warna

Sagu mutiara lokal memiliki warna yang lebih pekat dibandingkan dengan mutiara import. Umumnya mutiara lokal ini juga dijual dalam satu jenis warna saja per bungkusnya. Hal ini berbeda dengan mutiara impor. Mutiara dari luar biasanya memiliki warna yang lebih soft dan dijual dalam berbagai jenis warna di satu bungkusnya.

3. Penyimpanan

Sagu mutiara akan mudah rusak jika disimpan di tempat yang lembab. kandungan air yang ada di dalamnya jadi jauh lebih tinggi. Jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, tentu saja teksturnya juga jauh lebih rapuh.

Karenanya ketika Anda memilih sagu mutiara, pastikan untuk mengambil di tempat yang benar-benar kering dan jauh dari resiko air. Hal ini akan menjauhkan Anda dari mutiara yang sudah rusak dan tidak bisa diolah dengan baik.

Saat ini ada banyak juga jenis mutiara sagu yang bisa Anda beli di pasaran. Namun pastikan untuk hanya membeli produk yang sudah terdaftar di BPOM karena produk yang mendapatkan lisensi ini sudah terjamin keamanannya. Lakukan juga cara memasak mutiara yang benar agar hasil olahannya tidak mengecewakan.